Jumat, 26 Desember 2025

Pelayanan Rawat Jalan Tetap Berjalan Selama Cuti Natal dan Tahun Baru di UPT Puskesmas Tarogong

 


UPT Puskesmas Tarogong tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk pada masa libur nasional cuti bersama Natal dan Tahun Baru. Pada hari Jumat, 26 Desember 2025, dilaksanakan kegiatan piket pelayanan rawat jalan yang berlangsung dengan tertib dan lancar.

Dalam kegiatan tersebut, tampak para tenaga kesehatan dan petugas pelayanan siap melayani kebutuhan masyarakat yang datang berobat. Dengan tetap mengedepankan pelestarian, profesionalitas, serta standar pelayanan yang berlaku, para petugas memastikan pasien memperoleh layanan yang optimal meskipun berada di masa libur panjang.

Pelaksanaan piket ini menjadi bentuk nyata kepedulian Puskesmas Tarogong terhadap keberlangsungan pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat tetap dapat mengakses fasilitas kesehatan kapanpun dibutuhkan. Selain itu, kolaborasi antar tenaga kesehatan yang solid juga mendukung lancarnya kegiatan pelayanan selama cuti Natal dan Tahun Baru.

UPT Puskesmas Tarogong berharap keberadaan layanan piket ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta memperkuat peran puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang selalu siap melayani.

Rabu, 24 Desember 2025

UPT Puskesmas Tarogong Gelar Staff Meeting Penanganan Stroke Bersama dr. H. Encep Sudaryana

 


UPT Puskesmas Tarogong kembali menyelenggarakan kegiatan Staff Meeting dengan topik khusus penanganan stroke pada Rabu, 24 Desember 2025, bertempat di Aula Puskesmas Tarogong. Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kesehatan dan staf Puskesmas sebagai upaya peningkatan kapasitas dalam penatalaksanaan kasus stroke di tingkat pelayanan primer.

Dalam kegiatan tersebut, narasumber dr. H. Encep Sudaryana memaparkan materi mengenai stroke berdasarkan kajian dan referensi terbaru. Dijelaskan bahwa stroke merupakan kondisi kegawatdaruratan medis yang membutuhkan penanganan yang cepat, tepat, dan terintegrasi. Namun, di tingkat puskesmas terdapat keterbatasan dalam ketersediaan obat, tenaga dokter spesialis, serta sarana pemeriksaan penunjang.

Salah satu pemeriksaan krusial dalam penentuan jenis stroke adalah CT Scan, yang berfungsi untuk membedakan apakah stroke bersifat hemoragik (perdarahan) atau non-hemoragik. Karena fasilitas ini tidak tersedia di puskesmas, maka pasien dengan dugaan stroke akan segera dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan lanjutan yang lebih komprehensif.

Puskesmas, sesuai dengan kewenangannya, tetap melakukan penanganan awal yang cepat dan sesuai prosedur sebelum pasien dirujuk. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko komplikasi serta meningkatkan peluang keberhasilan terapi di rumah sakit.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh tenaga kesehatan di UPT Puskesmas Tarogong semakin memahami standar penanganan stroke terkini, mampu melakukan deteksi dini, serta memberikan pelayanan yang aman dan sesuai prosedur rujukan.

Kegiatan berjalan interaktif dan penuh antusias, ditandai dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang aktif antara peserta dan narasumber. UPT Puskesmas Tarogong berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan demi keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Jumat, 19 Desember 2025

UPT Puskesmas Tarogong Gelar Pertemuan Pembahasan Rencana Kebutuhan Obat (RKO) Tahun 2026

 


UPT Puskesmas Tarogong melaksanakan kegiatan Pertemuan Pembahasan Rencana Kebutuhan Obat (RKO) pada hari Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Aula Puskesmas Tarogong. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran manajemen puskesmas, penanggung jawab program, serta petugas terkait pengelolaan obat dan pelayanan kesehatan.


Pertemuan RKO bertujuan untuk menyusun dan mendiskusikan perencanaan kebutuhan obat tahun 2026 agar sesuai dengan pola penyakit, kebutuhan pelayanan, serta ketersediaan anggaran. Dalam kegiatan ini, peserta melakukan pembahasan data penggunaan obat tahun berjalan, mengidentifikasi obat-obatan yang sering mengalami kegagalan fungsi, serta memulai varian obat yang perlu ditingkatkan ketersediaannya.


Melalui diskusi dan pemaparan data yang ditampilkan, perencanaan kebutuhan obat yang diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat, efisien, dan berkelanjutan. Hal ini menjadi langkah penting untuk mendukung kelancaran pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin ketersediaan obat yang aman dan berkualitas.


Dengan adanya pertemuan pembahasan RKO ini, UPT Puskesmas Tarogong berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan obat serta pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat wilayah kerja Puskesmas Tarogong.