Kamis, 15 Januari 2026

Pelatihan Penggunaan Alat NPOC TB Pluslife bagi Petugas Laboratorium UPT Puskesmas Tarogong

 


Dalam upaya memperkuat deteksi dini penyakit tuberkulosis (TB), UPT Puskesmas Tarogong mengikuti pelatihan penggunaan alat diagnostik modern NPOC TB Pluslife yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Garut. Kegiatan ini dikhususkan untuk petugas laboratorium sebagai garda terdepan dalam pemeriksaan dan penemuan kasus TB di tingkat layanan primer

Alat NPOC TB Pluslife (Near Point-of-Care Testing Tuberculosis) merupakan perangkat diagnostik berbasis teknologi Nucleic Acid Amplification Test (NAAT). Teknologi ini memungkinkan deteksi bakteri Mycobacterium tuberkulosis secara cepat, sensitif, dan spesifik melalui pemeriksaan molekuler, sehingga diagnosis TB dapat ditegakkan lebih dini dibandingkan metode konvensional.

Tujuan Pelatihan

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan petugas laboratorium dalam mengoperasikan alat NPOC TB Pluslife secara tepat dan aman. Dengan penggunaan teknologi ini, diharapkan proses penemuan kasus TB dapat dipercepat, mengingat Indonesia masih termasuk negara dengan beban TB tertinggi di dunia

Diagnosis dini yang akurat sangat penting agar pasien dapat segera mendapatkan pengobatan yang sesuai, sekaligus memutus rantai penularan di masyarakat. Kehadiran alat ini di tingkat puskesmas menjadi langkah strategis dalam mendekati layanan diagnostik berkualitas kepada pasien (point-of-care).

Gambaran Cara Penggunaan Alat

Dalam pelatihan, peserta dibekali pemahaman mengenai alur pemeriksaan menggunakan NPOC TB Pluslife, antara lain:

1. Pengambilan Sampel

Spesimen berupa dahak (sputum) diambil sesuai prosedur standar untuk menjamin kualitas pemeriksaan

2. Persiapan Sampel

Sampel diolah menggunakan reagen khusus untuk ekstraksi materi genetik bakteri TB

3. Proses Pemeriksaan

Sampel yang telah diproses dimasukkan ke dalam kartrid alat, kemudian alat secara otomatis melakukan amplifikasi asam nukleat

4. Deteksi dan Interpretasi

Dalam waktu yang relatif singkat, hasil akan muncul pada layar alat, menunjukkan tidak adanya bakteri TB, bahkan dapat mendeteksi kemungkinan resistensi obat rifampisin bila fitur tersedia


Harapan ke Depan

Melalui pelatihan yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Garut ini, diharapkan petugas laboratorium UPT Puskesmas Tarogong semakin kompeten dalam memberikan layanan pemeriksaan TB berbasis molekuler. Implementasi NPOC TB Pluslife di puskesmas diharapkan mampu meningkatkan penemuan kasus, mempercepat penanganan pasien, serta mendukung program eliminasi TBC nasional

0 komentar:

Posting Komentar