Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), UPT Puskesmas Tarogong melalui program Puskesmas Tarogong mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk menerapkan langkah pencegahan 3M Plus dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus demam berdarah dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Kenali Gejala DBD Sejak Dini
Masyarakat diimbau untuk mengenali gejala DBD, di antaranya:
Demam tinggi mendadak selama 2–7 hari
Nyeri kepala dan nyeri otot
Mual atau muntah
Muncul bintik merah pada kulit
Badan terasa lemas
Apabila mengalami gejala tersebut, masyarakat diminta segera melapor dan melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Cegah DBD dengan 3M Plus
Sebagai langkah pencegahan, Puskesmas Siap Tarogong mengajak masyarakat menerapkan gerakan 3M Plus, yaitu:
Menguras tempat penampungan udara secara rutin
Menutup rapat tempat penyimpanan udara
Mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung udara
Sementara itu, langkah “Plus” dalam PSN meliputi:
Menggunakan larvasida pada tempat penampungan udara
Memelihara ikan pemakan jentik
Tidak menggantung pakaian terlalu lama
Menggunakan lotion anti nyamuk
Membersihkan lingkungan secara rutin
Pentingnya Pemeriksaan Lebih Awal
Puskesmas Tarogong menegaskan bahwa pemeriksaan sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi. Dengan deteksi cepat dan penanganan yang tepat, keparahan risiko DBD dapat ditekan.
Melalui kampanye ini, Puskesmas Siap Tarogong berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Partisipasi aktif seluruh warga menjadi kunci utama dalam memutus rantai penyebaran DBD.
“Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat demi keluarga dan lingkungan yang lebih aman dari DBD.”








0 komentar:
Posting Komentar