Jumat, 31 Juli 2026

Seragam Dinas UPT Puskesmas Tarogong, Tampil Rapi dan Profesional Setiap Hari

 

Tarogong, Garut – UPT Puskesmas Tarogong memperkenalkan ketentuan penggunaan seragam dinas bagi seluruh pegawai sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan memberikan identitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui video informasi yang dipublikasikan, masyarakat dapat mengetahui jenis seragam yang dikenakan petugas pada setiap hari kerja. Selain mencerminkan kedisiplinan, penggunaan seragam juga memudahkan pasien mengenali petugas saat memberikan pelayanan kesehatan.

Jadwal Penggunaan Seragam Pegawai

Berikut jadwal seragam yang digunakan oleh pegawai UPT Puskesmas Tarogong:

  • Senin dan Selasa : PDH Keki
  • Rabu : PDH Hitam Putih
  • Kamis : Pakaian Nyunda
  • Jumat : Casual
  • Sabtu : Pakaian Batik
  • Hari Besar Nasional Korpri : Seragam Korpri
  • Kegiatan Olahraga : Pakaian Olahraga

Penggunaan seragam telah disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku serta mendukung terciptanya suasana kerja yang nyaman dan profesional. Khusus pada hari Kamis, penggunaan pakaian adat Sunda menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya daerah sekaligus memperkuat identitas lokal dalam pelayanan publik.

Sementara itu, pada hari Sabtu pegawai mengenakan pakaian batik sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya Indonesia. Untuk kegiatan olahraga, seluruh pegawai menggunakan pakaian olahraga yang mendukung aktivitas kebugaran dan kesehatan.

Mewujudkan Pelayanan yang Humanis dan Profesional

Melalui penerapan seragam yang rapi dan sesuai jadwal, UPT Puskesmas Tarogong berharap masyarakat semakin mudah mengenali petugas sekaligus merasakan pelayanan yang lebih ramah, tertib, dan profesional.

UPT Puskesmas Tarogong terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang Sehat, Inovatif, Amanah, dan Profesional, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan terus meningkat.

Mari bersama-sama mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas dengan menjaga kedisiplinan, keramahan, dan semangat melayani masyarakat.


UPT Puskesmas Tarogong Hadirkan Layanan Pengaduan untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan

 


Tarogong, Garut – UPT Puskesmas Tarogong terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah dengan menyediakan Layanan Pengaduan Masyarakat sebagai media bagi pasien dan keluarga untuk menyampaikan kritik, saran, maupun pengaduan terkait pelayanan.

Melalui layanan ini, masyarakat diberikan kemudahan untuk menyampaikan berbagai masukan apabila menemukan kendala selama mendapatkan pelayanan di Puskesmas Tarogong. Setiap laporan yang masuk akan diterima, ditindaklanjuti, serta dijadikan bahan evaluasi guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.

Layanan pengaduan merupakan bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang lebih terbuka, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kritik dan saran yang disampaikan menjadi masukan berharga bagi Puskesmas dalam melakukan perbaikan di berbagai aspek pelayanan.

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pengaduan apabila mengalami kendala, memiliki masukan, ataupun ingin menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan yang telah diberikan oleh petugas kesehatan.

Cara Menyampaikan Pengaduan

Pengaduan dapat disampaikan melalui kontak resmi yang telah disediakan oleh UPT Puskesmas Tarogong, sehingga setiap laporan dapat diterima dan diproses secara cepat serta tepat.

Nomor Layanan Pengaduan:
📞 0812-8294-1341

UPT Puskesmas Tarogong mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan pendapat secara santun dan bertanggung jawab. Bersama masyarakat, Puskesmas Tarogong berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, aman, nyaman, dan terpercaya.

"Suara Anda adalah motivasi kami untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik."


Website UPT Puskesmas Tarogong Kini Lebih Modern, Inklusif, dan Hadirkan Beragam Aplikasi WebApps Kesehatan

  

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat sekaligus mendukung transformasi digital di bidang kesehatan, UPT Puskesmas Tarogong terus melakukan pengembangan pada website resminya. Kini website tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi telah berkembang menjadi pusat layanan digital kesehatan yang menghadirkan berbagai inovasi untuk masyarakat maupun tenaga kesehatan.

Tujuan Pengembangan Website
  • Meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.
  • Mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan.
  • Mempermudah pekerjaan tenaga kesehatan.
  • Menyediakan layanan yang inklusif bagi seluruh masyarakat.

✨ Tampilan Website Lebih Modern

Website kini memiliki tampilan yang lebih profesional, responsif, dan mudah digunakan baik melalui komputer maupun smartphone. Informasi pelayanan disajikan secara visual sehingga masyarakat lebih mudah menemukan layanan yang dibutuhkan.

  • Desain lebih modern dan menarik.
  • Navigasi lebih sederhana dan cepat.
  • Responsif di desktop maupun perangkat mobile.
  • Menu pelayanan lebih lengkap.
  • Akses informasi lebih mudah.

♿ Fitur Aksesibilitas (Website Ramah Disabilitas)

Sebagai bentuk komitmen memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh masyarakat, Website UPT Puskesmas Tarogong kini dilengkapi Fitur Aksesibilitas yang dapat diakses melalui tombol ikon aksesibilitas di pojok kiri bawah website.

Fitur ini membantu pengguna dengan kebutuhan khusus maupun masyarakat umum agar lebih nyaman dalam mengakses informasi.

Fitur Fungsi
Perbesar / Perkecil TeksMenyesuaikan ukuran tulisan agar lebih mudah dibaca.
Kontras TinggiMeningkatkan kontras warna untuk pengguna dengan gangguan penglihatan.
GrayscaleMengubah tampilan menjadi hitam putih sehingga lebih nyaman bagi sebagian pengguna.
Mode GelapMengurangi cahaya layar sehingga mata tidak cepat lelah.
Sorot TautanMenampilkan seluruh link agar lebih mudah dikenali.
Panduan BacaMembantu pengguna fokus membaca setiap baris teks.
Fokus BacaMenggelapkan area di luar bagian yang sedang dibaca.
Baca HalamanMembacakan isi halaman menggunakan Text To Speech.
Font DisleksiaMenggunakan jenis huruf yang lebih mudah dibaca oleh penyandang disleksia.
Navigasi KeyboardMemudahkan penggunaan website tanpa mouse.

🚀 Inovasi Baru: Menu APLIKASI (WebApps Kesehatan)

Website kini dilengkapi menu APLIKASI yang berisi berbagai WebApps Kesehatan. Seluruh aplikasi dapat digunakan secara online tanpa perlu menginstal aplikasi tambahan sehingga memudahkan pekerjaan tenaga kesehatan sekaligus dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Daftar WebApps yang tersedia :
  • Ensiklopedia Herbal Indonesia
  • Kalkulator Cairan Infus
  • Kalkulator Dosis Obat Anak
  • Kalkulator IMT (Semua Usia)
  • Kalkulator Luka Bakar (Rule of Nine & Formula Parkland)
  • Kalkulator Tumbuh Kembang Anak (Denver II)
  • NEWS2 Calculator
  • Pembaca Hasil EKG (EKG Reader)
  • PEWS Calculator
  • PregSafe (Rekomendasi Obat Ibu Hamil)
  • Triase Pasien

📋 SIPETA (Sistem Pelaporan Terpadu)

Selain WebApps Kesehatan, website juga menghadirkan SIPETA, yaitu sistem pelaporan digital yang memudahkan petugas dalam melakukan pelaporan secara cepat, akurat, dan terdokumentasi.

  • Pelaporan Keselamatan Pasien (KP)
  • Pelaporan K3
  • Pelaporan PPI
  • Pelaporan MFK
  • Formulir SOAP Rujukan

🌟 Manfaat Pengembangan Website

  • Meningkatkan kualitas pelayanan informasi.
  • Mendukung pelayanan publik yang lebih cepat dan efisien.
  • Membantu tenaga kesehatan melalui berbagai WebApps.
  • Menyediakan website yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas.
  • Mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan.
UPT Puskesmas Tarogong akan terus melakukan inovasi dan pengembangan teknologi informasi guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang Sigap, Someah, Terjangkau, serta memberikan kemudahan akses informasi dan pelayanan digital bagi seluruh masyarakat.

Kamis, 30 Juli 2026

Formulir SOAP Rujukan

Formulir SOAP Rujukan — UPT Puskesmas Tarogong

UPT Puskesmas Tarogong

Formulir SOAP Rujukan

01Data Rujukan

02Identitas Pasien

SSubjektif

OObjektif

Kesadaran (GCS — Glasgow Coma Scale)

AAssessment

PPlanning

Rujukan

Pratinjau Pesan

Siap dikirim ke rekan sejawat
Isi formulir di sebelah kiri untuk melihat pratinjau pesan…
Tombol WhatsApp akan membuka pemilih kontak dengan teks sudah terisi otomatis. Anda tinggal memilih tujuan pengiriman.

Info Aplikasi

Formulir SOAP Rujukan · UPT Puskesmas Tarogong

Pengembang

Cepi Kunnaefi Sutman, A.Md.Kep

Tahun Pembuatan

2026

Versi Aplikasi

v1.3.1

Tujuan Aplikasi

Aplikasi ini dibuat untuk memudahkan tenaga kesehatan (nakes) dalam menyusun SOAP rujukan ke rumah sakit, tanpa perlu khawatir salah ketik, serta menghasilkan catatan yang lebih komprehensif dan sesuai standar.

v1.3.1— 30 Juli 2026
  • Audit menyeluruh untuk potensi bug yang bisa menimpa tema Blogger: memastikan seluruh aturan CSS ter-namespace di dalam #soap-rujukan-app (tidak ada yang bocor ke luar), memastikan seluruh ID elemen berprefix khusus (tidak berpotensi bentrok dengan elemen lain di halaman).
  • Menaikkan kembali z-index modal Info Aplikasi dan toast notifikasi ke nilai yang sangat tinggi, karena keduanya bersifat sementara (hanya muncul saat dipicu pengguna) dan perlu dijamin tampil di atas elemen apa pun milik tema/situs (mis. tombol chat mengambang, header sticky) — berbeda dengan tombol Info Aplikasi yang sebelumnya bermasalah karena tampil permanen.
  • Memperbaiki penguncian scroll saat modal Info Aplikasi terbuka: kini menyimpan dan mengembalikan nilai overflow halaman sebelumnya, bukan menimpanya secara paksa, agar tidak mengganggu state scroll milik tema Blogger.
v1.3.0— 30 Juli 2026
  • Tombol "Info Aplikasi" tidak lagi mengambang mengikuti scroll (position: fixed ke layar), melainkan menempel di bagian atas area aplikasi itu sendiri (position: absolute). Perbaikan ini menghilangkan tumpang tindih dengan bar/banner/navbar apa pun milik situs tempat aplikasi ditempelkan, karena posisi tombol kini selalu mengikuti di mana aplikasi berada di halaman, bukan bagian atas layar.
v1.2.9— 30 Juli 2026
  • Menambahkan offset khusus tampilan mobile (di bawah lebar layar 420px) agar bar mengambang tombol Info Aplikasi turun dan tidak menimpa navbar Blogger di perangkat Android.
v1.2.8— 30 Juli 2026
  • Menurunkan skala z-index tombol Info Aplikasi, modal, dan toast (sebelumnya 300/1000/9999) agar tidak menimpa navbar bawaan Blogger; urutan tumpukan internal tetap sama.
  • Menambahkan variabel --sr-navbar-offset agar posisi bar mengambang bisa disesuaikan/diturunkan jika masih tumpang tindih dengan navbar pada tema tertentu.
v1.2.7— 30 Juli 2026
  • Bagian "Riwayat Versi" pada menu Info Aplikasi kini disembunyikan secara default dan akan terbuka saat judulnya diklik.
v1.2.6— 30 Juli 2026
  • Menambahkan keterangan sumber referensi pada bagian "Panduan Tingkat Kesadaran (berdasarkan Total GCS)" di menu Info Aplikasi.
v1.2.5— 30 Juli 2026
  • Menambahkan bagian "Panduan Tingkat Kesadaran (berdasarkan Total GCS)" pada menu Info Aplikasi, berisi tabel kategori Compos Mentis, Apatis, Delirium, Somnolen, Sopor, Semi-koma, dan Koma beserta rentang GCS dan keterangannya.
v1.2.4— 30 Juli 2026
  • Menambahkan satu baris kosong antara bagian A (Assessment) dan P (Planning) pada pesan WhatsApp agar lebih rapi.
  • Hasil A (Assessment) kini ditampilkan tebal (bold) pada pesan WhatsApp.
v1.2.3— 30 Juli 2026
  • Mengubah satuan Suhu pada pesan WhatsApp dari "°C" menjadi "C".
v1.2.2— 30 Juli 2026
  • Label pemeriksaan fisik (Kepala, Thorax, Cor, Abdomen, Ekstremitas) kini ditebalkan pada pesan WhatsApp, dengan isian ditampilkan pada baris di bawah label agar lebih mudah dibaca.
v1.2.1— 30 Juli 2026
  • Merapikan posisi tanda titik dua (:) pada bagian tanda vital (S, O, Kes, Gcs, Td, N, R, S, Spo2) di pesan WhatsApp agar sejajar.
  • Bagian identitas pasien dan tanda vital pada pesan WhatsApp kini dibungkus dalam format monospace agar perataan kolon tampil sesuai saat diterima.
v1.2.0— 30 Juli 2026
  • Menambahkan bagian "Tujuan Aplikasi" pada menu Info Aplikasi, menjelaskan maksud pembuatan aplikasi ini.
v1.1.9— 30 Juli 2026
  • Meratakan posisi tanda titik dua (:) pada baris Nama, Umur, dan Alamat di pesan WhatsApp agar lebih rapi dan sejajar.
v1.1.8— 30 Juli 2026
  • Mengubah kalimat pembuka pesan WhatsApp dari "Assalamualaikum izin" menjadi "Assalamualaikum Wr Wb izin".
v1.1.7— 30 Juli 2026
  • Pesan pratinjau/WhatsApp kini mencantumkan satuan pada TD (mmHg), Nadi (x/m), RR (x/m), dan Suhu (°C), contoh: "R : 20 x/m".
v1.1.6— 30 Juli 2026
  • Mengubah label tombol "Lainnya" menjadi "Edit" pada kolom Kepala, Thorax, Cor, Abdomen, dan Ekstremitas.
  • Saat tombol Edit diklik, teks bawaan mode Normal tidak lagi dikosongkan, melainkan tetap tampil dan langsung bisa diedit manual.
v1.1.5— 30 Juli 2026
  • Menambahkan kolom "Catatan" (opsional) di bawah bagian Planning, ikut tampil pada pratinjau/pesan WhatsApp dan PDF jika diisi.
v1.1.4— 30 Juli 2026
  • Mengubah urutan tampilan Total GCS dari E?M?V? menjadi E?V?M? agar lebih teratur mengikuti urutan Eye–Verbal–Motorik; hasil penjumlahan tidak berubah.
v1.1.3— 30 Juli 2026
  • Mengoreksi rentang nilai kategori Kesadaran agar sesuai referensi klinis yang umum digunakan: Compos Mentis (GCS 14–15), Apatis (12–13), Delirium (10–11), Somnolen (7–9), Sopor (5–6), Semi-koma (4), Koma (3).
v1.1.2— 30 Juli 2026
  • Kolom Total GCS kini menampilkan rincian E?V?M? beserta hasil penjumlahannya (contoh: E4V4M5 = 13), bukan hanya angka totalnya.
  • Kolom Kesadaran kini otomatis menampilkan kategori klinis (Compos Mentis, Apatis, Delirium, Somnolen, Sopor, Semi-coma, Coma) berdasarkan Total GCS.
v1.1.1— 30 Juli 2026
  • Memperjelas teks catatan header menjadi "Bingung dengan istilah singkatan medis atau cara pengisian? Cek menu Info Aplikasi atau Klik di Sini."
v1.1.0— 2026
  • Menambahkan pilihan mode Normal / Lainnya pada kolom Kepala dan Thorax, mengikuti pola Cor, Abdomen, dan Ekstremitas.
  • Menambahkan tombol Info Aplikasi berisi identitas pengembang, riwayat versi, panduan isian, dan daftar singkatan istilah medis.
v1.0.0— 2026
  • Rilis awal formulir SOAP Rujukan digital.
  • Fitur isian data rujukan, identitas pasien, tanda vital, GCS otomatis, dan pemeriksaan fisik (Cor, Abdomen, Ekstremitas) dengan mode Normal / Lainnya.
  • Fitur kirim ringkasan via WhatsApp dan ekspor PDF.

Panduan Isian Pemeriksaan Fisik

Kolom Default Isian Normal Contoh Isian Tidak Normal
Kepala Normosefal, CA -/-, SI -/-, pupil isokor, RCL +/+, JVP (-), KGB (-) Mikrosefal; Makrosefal; Benjolan kepala; Luka kepala; Nyeri tekan (+); CA +/+ (konjungtiva anemis); SI +/+ (sklera ikterik); Anisokor; Midriasis; Miosis; Refleks cahaya menurun; JVP meningkat; KGB servikal membesar
Cor BJ I–II reguler, S1 S2 tunggal, murmur (-), gallop (-) Irama tidak teratur (aritmia); Takikardi; Bradikardi; Murmur sistolik; Murmur diastolik; Gallop S3; Gallop S4; Bunyi jantung melemah; Pericardial friction rub
Thorax / Pulmo Bentuk dada simetris, ekspansi dada simetris, suara napas vesikuler bilateral, ronki (-), wheezing (-), retraksi dinding dada (-) Asimetri hemitoraks; Ekspansi dada kanan menurun; Ekspansi dada kiri menurun; Suara napas menurun; Ronki basah (+); Ronki kering (+); Wheezing (+); Stridor (+); Krepitasi (+); Retraksi dinding dada (+); Penggunaan otot bantu napas (+); Hipersonor; Pekak
Abdomen Datar, lemas (supel), bising usus (+) normal, nyeri tekan (-), massa (-), hepar dan lien tidak teraba Distensi abdomen; Abdomen tegang; Nyeri tekan epigastrium; Nyeri tekan kuadran kanan atas; Nyeri tekan kuadran kiri atas; Nyeri tekan kuadran kanan bawah; Nyeri tekan kuadran kiri bawah; Defans muskular; Rebound tenderness (+); Bising usus meningkat; Bising usus menurun; Bising usus tidak ada; Hepatomegali; Splenomegali; Massa abdomen teraba; Asites (+); Murphy sign (+); CVA tenderness (+)
Ekstremitas Akral hangat, CRT < 2 detik, edema (-), sianosis (-), deformitas (-), kekuatan otot 5/5 Akral dingin; CRT > 2 detik; Edema tungkai kanan; Edema tungkai kiri; Edema bilateral; Sianosis perifer; Clubbing finger; Deformitas ekstremitas; Kekuatan otot 4/5; Kekuatan otot 3/5; Kekuatan otot 2/5; Kekuatan otot 1/5; Paralisis; Tremor; Atrofi otot; Kontraktur; Varises; Pulsasi perifer melemah; Ulkus diabetikum; Luka terbuka

Panduan Tingkat Kesadaran (berdasarkan Total GCS)

Kategori Total GCS Keterangan
Compos Mentis (CM)14–15Sadar penuh, respons normal terhadap lingkungan
Apatis12–13Kesadaran menurun ringan, tampak acuh tak acuh
Delirium10–11Gelisah, disorientasi, kacau, kadang meronta
Somnolen7–9Mengantuk, mudah dibangunkan namun jatuh tidur kembali
Sopor5–6Mengantuk berat, hanya berespons terhadap rangsang kuat
Semi-koma4Tidak berespons terhadap perintah, refleks masih ada
Koma3Tidak ada respons sama sekali terhadap rangsang

Kolom Kesadaran pada formulir terisi otomatis mengikuti kategori di atas berdasarkan Total GCS (E + V + M) yang dipilih.

Sumber: Klasifikasi kesadaran kualitatif berdasarkan Glasgow Coma Scale (GCS), mengacu pada literatur keperawatan klinis yang umum digunakan di Indonesia — di antaranya Dwiyanto, Aini & Rasmin (2021) — serta referensi medis lain dengan rentang nilai yang sejalan.

Arti Singkatan Istilah

Singkatan Arti
CAConjunctiva Anemis (konjungtiva anemis)
SISklera Ikterik
RCLRefleks Cahaya Langsung dan Tidak Langsung
JVPJugular Venous Pressure (tekanan vena jugularis)
KGBKelenjar Getah Bening
BJ I–IIBunyi Jantung I dan II
S1 S2Bunyi Jantung Pertama dan Kedua
CRTCapillary Refill Time (waktu pengisian kapiler)
CVA TendernessNyeri ketok sudut kostovertebra (ginjal)
GCSGlasgow Coma Scale (skala penilaian kesadaran)
TDTekanan Darah
SpO2Saturasi oksigen perifer
RRRespiratory Rate (frekuensi napas)
FAFree Air (tanpa bantuan oksigen)
BPJSBadan Penyelenggara Jaminan Sosial
PKMPusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas)

Senin, 27 Juli 2026

UPT Puskesmas Tarogong Mengikuti Sosialisasi Penyesuaian Penerbitan Surat Kontrol BPJS Kesehatan Secara Daring


Dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap kebijakan terbaru Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), petugas UPT Puskesmas Tarogong mengikuti kegiatan Sosialisasi Penyesuaian Penerbitan Surat Kontrol yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan secara berani melalui Zoom Meeting pada Senin, 27 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya sebagai bagian dari persiapan penerapan kebijakan penyesuaian surat kontrol.

Pada kegiatan sosialisasi yang dijelaskan bahwa penyesuaian surat kontrol inspeksi dilakukan untuk memberikan kepastian pelayanan kepada peserta, meningkatkan pemahaman seluruh fasilitas kesehatan melalui sosialisasi alur yang baru, memastikan penerbitan surat kontrol sesuai ketentuan dan dicatat pada sistem VClaim, serta mendorong pengembangan sistem informasi agar proses penerbitan surat kontrol semakin efektif dan terintegrasi.

BPJS Kesehatan juga menjelaskan definisi surat kontrol sebagai dokumen yang diterbitkan oleh Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) setelah pemeriksaan pasien sebagai dasar pelaksanaan kunjungan kontrol sesuai jadwal dan kebutuhan medis.

Dalam sosialisasi materi disampaikan dua jenis surat kontrol, yaitu:

  • Surat Kontrol Rawat Jalan , digunakan apabila peserta masih memerlukan pelayanan lanjutan setelah mendapatkan pelayanan spesialistik. Surat kontrol berlaku untuk satu kali kunjungan kontrol dan tetap memperhatikan masa berlaku surat referensi dari FKTP.
  • Surat Kontrol Pasca Rawat Inap , diberikan kepada pasien yang masih membutuhkan pelayanan rawat jalan setelah pulang dari perawatan. Surat ini berlaku untuk satu kali kunjungan kontrol dan dapat diterbitkan kembali apabila masih diperlukan sesuai indikasi medis.

BPJS Kesehatan menegaskan bahwa surat pemeriksaan bukan sekedar dokumen administrasi, melainkan sarana untuk memastikan peserta memperoleh pelayanan lanjutan sesuai kebutuhan medis sehingga kesinambungan pelayanan kesehatan tetap terjaga.

Selain itu, dijelaskan pula tujuan dari penyesuaian kebijakan ini, yaitu:

  • Meningkatkan pelayanan kesehatan yang saling menguntungkan.
  • Memperkuat alur penerbitan surat kontrol.
  • Memperluas ketentuan terhadap yang berlaku.
  • Meningkatkan pengalaman peserta (pengalaman pasien).
  • Meningkatkan kualitas pelayanan data.

Penyesuaian yang akan diterapkan meliputi penerbitan surat kontrol pada hari pelayanan, pengaturan jadwal kontrol melalui sistem elektronik, penerbitan surat kontrol pasca rawat inap, serta mekanisme persetujuan (approval) pada masa transisi.

Dalam alur publikasi yang baru, peserta terlebih dahulu mendapatkan layanan di rumah sakit. Selanjutnya dokter menentukan rencana kontrol dan membuat surat kontrol secara elektronik. Surat kontrol kemudian diterbitkan pada hari yang sama sehingga peserta dapat menerima surat kontrol sebelum pulang dan melakukan kunjungan kontrol sesuai jadwal yang telah ditentukan.

BPJS Kesehatan juga menyampaikan jadwal implementasi penyesuaian, yang diawali dengan kegiatan sosialisasi pada Juli–Agustus 2026. Selanjutnya surat kontrol implementasi penyesuaian akan mulai dilaksanakan 1 September 2026, disertai masa transisi hingga 30 November 2026, dan pelaksanaan pemantauan berlangsung hingga akhir Desember 2026.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh petugas di UPT Puskesmas Tarogong memahami mekanisme terbaru penerbitan surat kontrol sehingga dapat memberikan informasi dan edukasi yang tepat kepada peserta JKN. Dengan demikian, proses rujukan dan pelayanan lanjutan dapat berjalan lebih tertib, efektif, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Sabtu, 25 Juli 2026

Pelatihan Kader Aplikasi KuApps BidanKu dan KaderKu Tingkatkan Kapasitas Kader Kesehatan Desa Pasawahan

 


Garut, 25 Juli 2026 – UPT Puskesmas Tarogong melaksanakan Pelatihan Kader Aplikasi KuApps BidanKu dan KaderKu yang diikuti oleh kader kesehatan Desa Pasawahan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kader dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih cepat, tepat, dan terintegrasi.

Pelatihan yang berlangsung di UPT Puskesmas Tarogong ini diikuti dengan antusias oleh para kader kesehatan. Selama kegiatan, peserta mendapatkan pendampingan mengenai penggunaan aplikasi KuApps BidanKu dan KaderKu, mulai dari proses login, pengisian data sasaran, pencatatan pelayanan kesehatan, hingga pemanfaatan fitur-fitur yang dapat membantu pelaksanaan tugas kader di lapangan.

Melalui aplikasi tersebut, diharapkan proses penanganan ibu hamil, bayi, balita, serta sasaran kesehatan lainnya dapat dilakukan secara lebih akurat dan real time. Selain itu, aplikasi ini juga mendukung koordinasi antara bidan desa dan kader kesehatan sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif.

Kepala kegiatan menyampaikan bahwa transformasi digital di bidang kesehatan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan primer. Oleh karena itu, kader sebagai ujung tombak pelayanan di masyarakat perlu memiliki kemampuan dalam menggunakan aplikasi digital sebagai bagian dari pelayanan kesehatan yang modern.

Selama pelatihan berlangsung, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung menggunakan aplikasi serta berdiskusi mengenai kendala yang mungkin ditemui saat penerapan di lapangan. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan semangat belajar yang tinggi dari seluruh peserta.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh kader kesehatan Desa Pasawahan mampu mengoperasikan aplikasi KuApps BidanKu dan KaderKu secara mandiri sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, mempercepat pelaporan, serta mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin efektif, efisien, dan berbasis digital.


Tentang KuApps BidanKu dan KaderKu

KuApps (BidanKu dan KaderKu) merupakan bagian dari program Digitally Enabled District (DED) yang dikembangkan melalui kerja sama Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dengan Summit Institute for Development (SID) untuk mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan primer.