Garut, 3 Maret 2026 – Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), UPT Puskesmas Tarogong melaksanakan kegiatan monitoring lingkungan di Kampung Genteng, Desa Jati, pada Selasa (03/03/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian DBD melalui pemantauan langsung kondisi lingkungan organisasi warga.
Pemantauan dilakukan dengan mengalirkan area perkampungan, saluran udara, serta titik-titik yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Petugas melakukan observasi terhadap kebersihan selokan, penampungan udara, serta kondisi lingkungan sekitar rumah warga.
Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menampung udara, serta langkah-langkah pencegahan tambahan lainnya.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih dan bebas dari penampungan udara merupakan kunci utama dalam menekan angka kejadian DBD, terutama saat musim penghujan yang meningkatkan risiko perkembangbiakan nyamuk.
Kepala UPT Puskesmas Tarogong menyampaikan bahwa pemantauan ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif. “Pencegahan DBD bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, namun juga membutuhkan peran masyarakat aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat semakin meningkat sehingga potensi penyebaran DBD dapat diminimalkan. UPT Puskesmas Tarogong berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam upaya mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas DBD.








0 komentar:
Posting Komentar